Siapapun, ketika terjadi bencana, tentu akan tergugah hatinya untuk membantu meringankan beban sesamanya. Untuk itu, Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Sleman, mengadakan acara bakti sosial penggalangan dana dan distribusi bantuan sekaligus ikut mengirimkan relawan yang diadakan di Panggung Kampayo, Komplek XT Square pada 1 Maret 2014. Acara yang turut dihadiri GBPH Prabukusuma, pengurus nasional Pemuda Pancasila, Sapto Arie, dan Direktur Pemasaran XT Square, Widihasto Wasana Putra itu berlangsung dengan meriah.
Ketua Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Sleman, Ervin Arifianto mengatakan, awal mulanya acara ini hanya niatan dari Pemuda Pancasila MPC Sleman saja. Namun, pada akhirnya acara tersebut juga turut didukung oleh Pemuda Pancasila MPC Bantul, MPC Kota, MPC Gunung Kidul, MPO Pemuda Pancasila, bahkan MPC-MPC di luar Yogyakarta, salah satunya dari Surakarta.
“Pengiriman bantuan dari Pemuda Pancasila MPC Sleman kepada saudara-saudara kita di Kediri sudah kita lakukan dua kali. Ini kali kedua. Bentuk bantuan yang kita kirimkan dalam bentuk barang. Paling utama adalah terpal untuk menutup atap rumah yang hancur. Kemudian ada pula mie instan, makanan bayi, obat-obatan, dan selimut. Pendistribusiannya kita langsung arahkan ke Kabupaten Kediri, tepatnya ke kawasan tempat tinggal warga di kawasan Gunung Kelud,” kata Erwin.
Selain itu, Erwin juga menjelaskan penggalangan bantuan untuk korban Gunung Kelud yang kedua itu berhasil mencapai angka Rp. 25 juta rupiah. Ia juga menegaskan, Pemuda Pancasila MPC Sleman tidak hanya siap membantu dalam bentuk barang saja, tetapi anggotanya juga siap jika sewaktu-waktu diminta bantuan untuk mengerahkan relawan untuk turut terjun ke lokasi bencana. “Kita sudah berkoordinasi dengan anggota Pemuda Pancasila di Kediri, jika nanti diminta untuk mengirim bantuan tenaga relawan, kita siap. Kita lihat kondisinya nanti,” ujarnya
Pada pidatonya, GBPH Prabukusuma mengatakan, acara-acara seperti ini harus lebih banyak dilakukan. Sebab, acara penggalangan dana untuk sesama manusia itu adalah kegiatan positif. “Tidak perlu takut jika kita berbuat baik. Buktikan jika Pemuda Pancasila itu bukan organisasi yang kotor. Acara ini adalah bukti, jika Pemuda Pancasila itu mau bekerja. Mau bekerja untuk orang lain. Mau bekerja untuk menjadi relawan,” kata GBPH Prabukusuma.
Laki-laki yang akrab dipanggil Gusti Prabu itu juga berpesan kepada anggota Pemuda Pancasila MPC Sleman yang hendak berangkat ke Kediri, agar berhati-hati di lapangan. “Di lapangan juga memerlukan disiplin. Lihat kondisi. Salah satu yang perlu dicatat ialah, relawan itu tidak merepotakn orang lain. Jangan kita datang untuk memberi bantuan, tetapi akhirnya justru merepotkan orang yang diberikan bantuan,” pesan GBPH Prabukusuma.
Teks: Wahyu Indro S.
