Menpora mengatakan, penetapan Wilayah Depok, Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi pusatnya aero sport Indonesia sudah disampaikan kepada Presiden. Sehingga, dengan diresmikannya Indonesia Aero Sport Centre, Bantul bukan saja menjadi kebanggaan DIY tetapi nasional bahkan internasional. “Dengan keberadaan Indonesia Aero Sport Center tersebut setidaknya menjadi peluang untuk mengembangkan aneka olahraga kedirgantaraan. Bahkan, semua kegiatan bisa diselenggarakan di kawasan Pantai Depok,” kata Menpora, KRMT Roy Suryo.
Hal tersebut disampaikan Menpora ketika meresmikan atau pendeklarasian Pantai Depok, Kretek, Bantul, DIY menjadi “ Indonesia Aero Sport Center” pada tanggal 2 Maret 2014 di landasan pacu Aero Sport Kretek, Bantul yang dimeriahkan dengan berbagai atraksi terjun payung yang berhasil memecahkan rekor MURI dengan penerjun pembawa pita terpanjang dalam sejarah yaitu 1000 meter, yang sebelumnya rekor MURI hanya 600 meter yang dibawa oleh seorang penerjun dari AAU Adisucipto,Yogyakarta.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melalui sambutan tertulisnya yang disampaikan Wakil Gubernur, Paku Alam IX mengapresiasi kegiatan Pelangi Nusantara “Jogja Air Show 2014”. Pasalnya, acara tahunan tersebut juga diharapkan memberikan arti yang besar bagi perkembangan olahraga prestasi serta meningkatkaan kunjungan wisata ke DIY, sekaligus dapat memupuk rasa persaudaraan serta persatuan antar sesama anak bangasa.
Karena, menurut Gubernur DIY, keberhasilan pembinaan atlet olahraga dirgantara, dapat dipantau dari prestasi yang dicapai pada suatu kejuaraan, betatapapun bagusnya program latihan yang diterapkan, jika dalam kejuaraan tidak dapat mencatat prestasi, maka pembinaan belum dapat dikatakan berhasil. Jadi ujung tombak pembinaan atlet bertumpu pada aktivitas perkumpulan-perkumpulan yang terprogram dengan baik akan dapat dihasilkan atlet yang berprestasi baik ditingkat regional, nasional maupun internasional.
Ketua Panitia Penyelenggara Pelangi Nusantara“ Jogja Air Show (JAS) 2014, Mories.SP mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah saling mengoptimalkan berbagai promosi potensi wisata juga untuk meningkatkan kegiatan olahraga khususnya kedirgantaraan DIY. Kegiatan ini diikuti oleh 19 provinsi dari33Provinsi di Indonesia serta 7 negara tetangga serta melibatkan lebih dari 1328 atlit dalam negeri dan 13 atlit dari luar negeri seperti Korea, Jepang, Denmark, Serbia, Austria , Italia, Malaysia.
Teks: Wahyu Indro S.
