468x60bannerad

Thursday, September 4, 2014

Festival Gerobak Sapi 2014 "Melintas Zaman"



Kibaran bendera start dari tangan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X pagi itu menandai karnaval Festival Gerobak Sapi 2014 di Lapangan Utara Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang diselenggarakan pada tangga 23-24 Agustus 2014.

Dahulu, di masa-masa kejayaannya, gerobak sapi menjadi transportasi atau kendaraan pengangkut hasil bumi yang populer. Kusir gerobak sapi juga memiliki sebutan yang unik yaitu “bajingan”. Namun, Anda jangan memberi stigma buruk dahulu terhadap kosakata itu. Sebab, bajingan adalah sebuah istilah yang muncul di tanah Jawa untuk menunjuk seorang pengendara gerobak sapi.

Selengkapnya di Kabare Magazine > Edisi Digital No. 147, September 2014

Sunday, August 31, 2014

Syawalan & Temu Kangen KAMPAYO



Bertempat di Pyramid Café, Jalan Parangtritis, Bantul puluhan orang yang tergabung dalam Komunitas Artis dan Musisi Panggung Yogyakarta atau yang lebih dikenal dengan nama KAMPAYO mengadakan acara Syawalan & Temu Kangen. Dalam dunia hiburan di Yogyakarta, KAMPAYO tidak hanya diisi oleh orang-orang yang bergelut pada dunia seni musik saja. Sebab, komunitas bertujuan untuk merekatkan hubungan antara satu seni dengan seni lainnya.

Selengkapnya di Kabare Magazine > Edisi Digital No. 147, September 2014

Exiled To Nowhere, Membingkai Potret Derita Etnis Rohingya



Deretan 50 foto hitam putih itu berjajar rapi di tembok-tembok ruang pamer Jogja Gallery. Seolah, bagi yang datang melihatnya seperti dibawa melintasi ruang dan meyaksikan duka yang begitu mendalam, harapan yang pergi dari sorot mata manusia-manusia dari Suku Rohingya yang terekam dalam frame kamera. Deretan foto-foto tersebut merupakan karya jurnalis foto asal Amerika Serikat, Greg Constantine yang dipamerkan di Jogja Gallery, Jalan Pekapalan, Yogyakarta dari tanggal 23 – 30 Agustus 2014.

Selengkapnya di Kabare Magazine > Edisi Digital No. 147, September 2014

Wednesday, August 27, 2014

“Dodolan” Warna-warni Gulali di Festival Kesenian Yogyakarta ke-26



FKY26 menjadi etalase yang menghadirkan beragam karya, dari seni rupa, seni pertunjukan, seni kriya, hingga seni multimedia, yang kesemarakan dan ragam kreasinya bagaikan warna-warni gulali yang menjadi ikon penyelenggaraannya tahun ini. Dan sekali lagi, wisatawan dan warga masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta dimanjakan dengan gelaran kreatif dan inspiratif yang menjadi ciri khas keistimewaannya.

Selengkapnya di Kabare Magazine > Edisi Digital No. 147, September 2014

Monday, August 25, 2014

“Sounds Of The Earth” Jogja Percussion Festival 2014



Jogja Percussion-Festival (JPF) 2014 merupakan acara festival musik perkusi yang melibatkan 100 perkusionis terdiri dari kelompok perkusi dari Yogyakarta dan luar Yogyakarta. JPF 2014 diselenggarakan di salah satu situs sejarah yaitu pelataran Candi Boko. Acara JPF “Sounds Of The Earth” ini sendiri berlangsung hari Sabtu, 23 Agustus 2014 lalu.

Selengkapnya di Kabare Magazine > Edisi Digital No. 147, September 2014

Plawang Community Gelar Syawalan dan Halal Bihalal Bersama Kolega



Sebagai salah satu komunitas arisan yang mengedepankan kegiatan sosial dan entertainment sebagai salah programnya, Plawang Community selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan banyak mitra dan koleganya. Kali ini, momen Hari Raya Idul Fitri menjadi salah satu kesempatan bagi para anggota Plawang Community untuk mengadakan acara Halal Bihalal dan Syawalan sebagai ajang silaturahmi dengan para kolega. Bertempat di Mataram Ballroom Sheraton Mustika Resort & Spa Yogyakarta pada Kamis, 21 Agustus 2014 lalu, Plawang Community berbagi kebahagiaan dengan anggota dan mitranya.

Selengkapnya di Kabare Magazine > Edisi Digital No. 147, September 2014

Sunday, August 24, 2014

Peringati Kemerdekaan RI, BRI Cik di Tiro Tampil Unik



Memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke 69, ada pemandangan unik yang terlihat di kantor BRI Cik di Tiro Yogyakarta. Ya, pada tanggal 18 Agustus lalu para pegawai mengenakan busana dan atribut ala pejuang kemerdekaan. Dari teller hingga petugas keamanan terlihat kompak memakai busana khas perjuangan. Selain itu kantor pelayanan pun di hias meriah dengan berbagai atribut kemerdekaan.

Selengkapnya di Kabare Magazine > Edisi Digital No. 147, September 2014

Friday, August 22, 2014

Fashion On The Street Prawirotaman



Dalam rangka memperingati HUT ke-69 RI hari Mingggu, 17 Agustus 2014, berbagai macam acara diadakan di daerah Prawirotaman Yogyakarta, yang memang terkenal dengan sebutan kampung bule karena banyaknya turis asing yang tinggal di sekitar daerah Prawirotaman. Disamping karnaval dan kirab budaya, juga ditampilkan fashion on the street bertema ‘Love Indonesia’ menampilkan karya-karya yang dipenuhi dengan balutan warna Merah Putih yang dipilih terkait dengan hari kemerdekaan.

Selengkapnya di Kabare Magazine > Edisi Digital No. 147, September 2014

Wednesday, August 20, 2014

Upacara Bendera dan Pawai Budaya Nusantara 2014 Warnai Peringatan HUT ke-69 RI



Seperti di tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Kemerdekaan ke-69 Republik Indonesia dipusatkan di Istana Merdeka. Acara peringatan ditandai dengan pelaksanaan upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2014.

Ada suasana berbeda yang terasa pada peringatan saat itu, mulai dari dekorasi panggung utama dan taman-taman di sekitar Istana Negara dan Istana Merdeka. Semua dekorasi tersebut bernuansa adat Jawa. Hal ini terlihat dari ornamen-ornamen yang menghiasi panggung dan taman yang dihiasi wayang, bunga, dan motif kain batik.

Selengkapnya di Kabare Magazine > Edisi Digital No. 147, September 2014

Tuesday, August 19, 2014

Pasar Rakyat Horizon Ultima Riss Yogyakarta

Memperingati HUT ke-69 Kemerdekaan RI, Horison Ultima Riss Yogyakarta menggelar event bertajuk Pasar Rakyat. Digelar setiap Jum’at sampai dengan Minggu di bulan Agustus 2014, sejak 15 Agustus 2014.

Suprapto W Tani, General Manager Horison Ultima Riss Yogyakarta mengatakan bahwa kegiatan pasar rakyat merupakan salah satu inovasi promosi untuk merangkul komunitas-komunitas yang ada di Yogyakarta, terutama kaum muda. Meski dengan konsep Angkringan dan wedangan, serta harga yang sangat terjangkau, namun disajikan dengan fasilitas dan layanan yang maksimal.

Selengkapnya di Kabare Magazine > Edisi Digital No. 147, September 2014
Copyright © Restorium - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.