468x60bannerad

Wednesday, July 3, 2013

Pameran dan Seminar Batik Nitik

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 37, Museum Tekstil Jakarta menggelar pameran dan seminar Batik bertajuk “Mengungkap Pola Nitik Dalam Wastra Batik”. Seminar dan Pameran ini dibuka pada tanggal 28 Juni 2013 yang lalu oleh istri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Veronica Basuki Cahya Purnama. Satu diantara puspa ragam pola batik klasik yang menyimpan makna luhur didalam kehidupan manusia adalah corak “Nitik” atau disebut juga dengan “Cakar” atau “Cakra”. Bentuknya menyerupai delapan arah mata angin.

Kata nitik merupakan bahasa jawa, yang artinya membuat titik. Pola nitik, terbentuk dari kumpulan titik-titik yang beraturan. Dimulai dari bagian tengah bribilan dilanjutkan menepi ke berbagai penjuru. Asal usul motif nitik, ditengarai merupakan inspirasi dari kain tenun patola yang berasal dari Gujarat, India. Dalam seminar tersebut banyak sekali terdapat informasi mengenai sejarah, jenis pola dan pemakaian batik nitik dalam acara-acara tertentu di lingkungan keraton. Sebagai agen pelestari budaya wastra, Museum Tekstil Jakarta memandang penting dan utama untuk memberikan titik berat perhatian pada upaya pewarisan nilai-nilai atau makna simbolik dibalik wastra batik ini kepada masyarakat khususnya generasi muda melalui berbagai aktivitas bermuatan edukasi dan budaya.

Teks & Foto: Herlan.
Copyright © Restorium - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.