468x60bannerad

Monday, March 3, 2014

Galeri Terbuka di Kedubes Baru

Galeri seni sementara di ruang terbuka 25 Februari lalu diluncurkan di dinding keliling lokasi Kedutaan Besar Australia yang baru di Jakarta Selatan. Galeri yang diberi nama Tembok Seni Australia ini memanfaatkan dinding batas biru sepanjang 400 meter yang mengelilingi lokasi pembangunan di Patra Kuningan.

Galeri terbuka ini memajang 28 karya seni ciptaan pelajar Indonesia sebagai tanggapan atas undangan dari Kedubes. Para pelajar diundang untuk membuat gambar dengan salah satu tema dari beberapa tema, seperti Persahabatan Australia - Indonesia, Sahabat-Sahabat Australia Saya, Tempat Favorit Saya di Indonesia dan Tempat Favorit Saya di Australia.

Koleksi yang dipajang di Tembok Seni Australia dipilih dari lebih dari 175 lukisan dan gambar yang diterima dari 29 sekolah dasar dan menengah. Sebagian besar dari sekolah-sekolah tersebut menggalang hubungan kerja sama yang terus berlangsung dengan sekolah Australia. Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, berujar bahwa ia gembira dengan antusiasme para pelajar dan guru mereka atas proyek Tembok Seni ini.

“Saya harap minat para pelajar pada Australia, melalui keterlibatan mereka di Tembok Seni Australia dan kemitraan sekolah mereka dengan sekolah Australia terus tumbuh pada tahun-tahun mendatang. Sebagai tetangga dekat, banyak hal yang dapat kita saling pelajari guna memperdalam apresiasi kita tentang persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan kita,” ujarnya.

Pembangunan di atas lahan 40.500 meter persegi direncanakan selesai pada Agustus 2015. Bila sudah rampung, Kedutaan Besar Australia di Jakarta akan menjadi kompleks kedubes Australia terbesar di dunia.

Teks: FA Herru; Foto: Ist.
Copyright © Restorium - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.