468x60bannerad

Wednesday, March 5, 2014

Jogja Action Marching Band 2014

Yogyakarta kembali menggelar event kaliber nasional. Kali ini ribuan masyarakat Jogja dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Malioboro terlihat sangat antusias menyaksikan Jogja Action Marching Band (JAM) 2014 di titik 0 kilometer. JAM 2014 ini diikuti oleh peserta marching band yunior tingkat SD hingga kelompok marching band dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, pada Sabtu, 3 Maret 2014 lalu.

Parade JAM 2014 diawali dengan arak-arakan pasukan Lombok Abang dari Kraton Yogyakarta. Selanjutnya, diikuti marching band dari pelajar sekolah setingkat SD, SMP dan SMU. Rombongan Jathilan, Topeng Ireng, hingga Jogja Carnival pun turut meramaikan acara yang juga dihadiri oleh Menpora Roy Suryo dan istrinya Ismarindayani Priyanti.

“Start parade ini dari Taman Parkir Abu Bakar Ali melintas ke selatan kemudian masuk ke Jalan Malioboro, Jalan Ahmad Yani, Titik Nol Kilometer dan berakhir di Alun-Alun Utara, Yogyakarta. Parade ini diikuti 18 kelompok marching band dengan dibuka oleh Pasukan Lombok Abang dan diakhiri penampilan Naga Panjang dan Barongsai. Setelah parade ini masih ada rangkaian lomba selanjutnya di Taman Budaya Yogyakarta. JAM 2014 merupakan festival yang pertama kali digelar di Indonesia dan diikuti peserta terbanyak,” papar Ketua Grand Prix Marching Band, Lisa Ayodhia.

Dalam sambutannya, Menpora Roy Suryo memberikan apresiasi atas terlaksananya Grand Prix Marching Band di Jogja. Menurut Menpora, dirinya sangat bangga dengan acara ini. Roy mengatakan bahwa Jogja memang pantas menjadi tempat terselenggaranya event tersebut karena Jogja adalah kota perjuangan dan JAM 2014 merupakan acara yang luar biasa dengan melibatkan banyak pemuda. Event JAM juga merupakan upaya mengejar ketertinggalan di bidang marching band dan menyalurkan kreativitas yang dimiliki generasi muda.

Dalam JAM 2014 kali ini Marching Band Locomotive PT. Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil menjadi juara umum dan merebut piala bergilir Menpora. MB Loc juga tercatat sebagai tim yang paling banyak mendapat piala, masing-masing kategori juara 1 Street Parade divisi Open, Piala Bergilir Menpora sebagai Best of the best Street Parade, Juara 1 Drum Battle, Juara 1 Brass Ensamble, Juara 2 Brass Band Concert dan Juara 1 Color Guard Contest. Acara JAM 2014 yang memadukan unsur seni, budaya, pendidikan dan olahraga diharapkan mampu mendukung dunia wisata di Yogyakarta.

Teks: Della Yuanita; Foto: Albert
Copyright © Restorium - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.