468x60bannerad

Saturday, January 4, 2014

Karnaval 20 Tahun Teater Garasi

Mengambil tema “Bertukar Tangkap dengan Lepas”. Karnaval 20 Tahun Teater Garasi adalah rangkaian peristiwa perayaan 20 tahun perjalanan pada tanggal 4 Desember akhir tahun lalu. Teater Garasi, salah satu kelompok teater terdepan di Indonesia saat ini. Teater yang pernah menerima penghargaan Prince Claus tahun 2013, memiliki seniman yang karya-karyanya telah aktif memasuki pentas-pentas dunia sejak awal 2000-an.

Di samping pameran arsip dan dokumentasi kerja 20 tahun Teater Garasi, perayaan dan refleksi ini juga diwujudkan melalui serangkaian pertunjukan oleh seniman-seniman muda Yogyakarta dan Solo yang menafsir ulang dan menghidupkan kembali karya-karya pertunjukan Teater Garasi.

Selain itu proyek ini diisi oleh peluncuran buku foto dan kumpulan tulisan 20 tahun Teater Garasi, seminar dan diskusi, workshop, konser musik “Live at Teater Garasi”, pemutaran video, temu SAGA (Sahabat Garasi), serta kafe dan toko pernak-pernik Teater Garasi. Seluruh rangkaian acara itu berlangsung di Ark Galerie, Jl. Suryodiningratan 36 A, Yogyakarta, pada tanggal 12-26 Januari 2014.

Serangkaian acara perayaan dan refleksi tersebut turut diramaikan dengan kehadiran Kelompok Sahita, Papermoon Puppet Theatre, Bengkel Mime Theatre, Danang Pamungkas, Adi Wicaksono, Marco Kusumawijaya, Antariksa, Farah Wardani, Mira Lesmana, Titarubi, Syafiatudina, Endah N Rhesa, Yoshi Fajar Kresno Murti, Mella Jarsmaa, Wimo Ambala Bayang dan puluhan seniman-seniman muda Yogyakarta.

Teks: Wahyu Indro S.
Copyright © Restorium - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.