
Sepuluh desainer muda menampilkan koleksi busana bernuansa batik dalam gelaran “Fashion on the Street - Sebuah Peradaban Batik” dengan catwalk sepanjang Jalan Prawirotaman pada Sabtu, 26 Oktober lalu. Acara yang diinisiasi oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DIY dan Kelompok Anak Muda Pencinta Batik (KLAMB) ini diisi dengan berbagai kegiatan lain, seperti bazaar fashion, pentas musik, salsa dance, dan party on the street di malam harinya.
Menurut ketua panitia yang juga ketua APPMI DIY, Lia Mustafa, acara ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Batik Nasional yang telah diselenggarakan sejak awal bulan Oktober dengan berbagai rangkaian acara. Selain itu, acara ini juga dimaksudkan sebagai kado istimewa dari para penggiat fesyen dan kaum muda kreatif Jogja untuk pengantin baru GKR Hayu dan KPH Notonegoro yang telah melangsungkan rangkaian prosesi Pawiwahan Ageng Kraton Yogyakarta.
Dipilihnya Jalan Prawirotaman sebagai venue acara ini tidak terlepas dari sejarah Prawirotaman sebagai sentra industri batik di masa lampau. Sebagai kampung batik, Prawirotaman dari dulu sudah menjadi destinasi wisata dan niaga. Banyak saudagar batik berasal dari Prawirotaman. Selain itu, kampung ini juga sangat erat dengan kultur Keraton Yogyakarta karena merupakan tempat tinggal para prajurit Prawirotama.
“Dengan diadakannya acara ini, diharapkan juga dapat menghidupkan kembali masa kejayaan batik di Prawirotaman. Menunjukkan bahwa Prawirotaman dulunya merupakan sentra batik utama di Yogyakarta. Acara ini juga sekaligus menunjukkan kreativitas generasi muda di dunia fesyen dan kecintaan mereka terhadap batik,” ujarnya.
Sepuluh desainer muda yang terlibat dalam acara ini masing-masing menyajikan 5 karya terbaru mereka. Dan fashion show ini menampilkan sekitar 40 model yang memperagakan lebih kurang 50 karya busana dari para desainer muda di catwalk sepanjang 125 meter.
Ada 25 model, di antaranya dari Dimas Diajeng Jogja. Pula 100 penari yang meramaikan acara ini. Parade sepeda hias Alun-alun Kidul dan pentas musik juga menambah kemeriahan acara tersebut.
Teks: FA Herru; Foto: Albert
