Istana Negara dan Istana Merdeka diramaikan dengan penampilan-penampilan kesenian tradisional dari beberapa daerah di Indonesia. Dalam pementasan seni budaya tersebut ditampilkan dalam 3 sesi acara, mulai dari pembukaan di pagi hari, sore hari dan malam hari pada acara jamuan makan malam para tamu Negara. Pementasan ini merupakan apresiasi Pemerintah dan Para pelaku seni dan budaya di Indonesia untuk turut merayakan Hari Kemerdekaan RI sekaligus mempromosikan dan mengenalkan kekayaan seni dan budaya yang dimiliki Bangsa Indonesia kepada para tamu Negara serta melestarikan seni dan budaya bangsa ini.
Pementasan-pementasan seni yang ditampilkan diantaranya adalah Pada sesi pagi hari, ilustrasi musik dari daerah Kalimantan oleh Group seni Maha Kambulu dengan tema alunan musik Datun Julud,Seni Budaya khas Betawi Gambang Kromong dengan iringan alat musik Tehyan yang dimainkan oleh 17 pemain dan ini adalah penampilan yang sangat berbeda dari biasanya karena Alat musik Tehyan biasanya hanya dimainkan oleh satu orang saja,Pada penampilan kali ini dimainkaan oleh 17 orang. Semuanya ini merupakan kreasi yang diciptakan oleh Artina Production.
Pada Sore Hari sebelum prosesi upacara penurunan bendera dilaksanakan ditampilkan berbagai kesenian diantaranya Seni musik Kolintang yang dimainkan oleh Ibu-ibu kelompok seni Pinkan yang berasal dari Ibu-ibu PKK Kementerian Pertahanan yang mempersembahkan lagu-lagu perjuangan,penampilan ini juga di iringi dengan para penari dari Artina Production pimpinan Ibu Hariati Abelam,Tari Batik dari daerah Pekalongan dan Marching band Surosowan dari daerah Banten dan Marching band dari Pupuk Kaltim.
Pada acara jamuan makan malam para tamu undangan beserta Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono beserta Ibu Herawati Boediono di hibur oleh music pengiring dari Poerwacaraka Orchestra dan para penyanyi Indonesia diantaranya Vidi Aldiano, Maudy Ayunda, Cakra Khan dan Lea Simanjuntak serta penampilan tarian daerah dari Artina Production yang berjudul Tari Mitreka Bawana khas daerah Sulawesi Tenggara.
Teks & Foto: Herlan
