468x60bannerad

Tuesday, April 1, 2014

HISFA Tampilkan 'The Work Without Border'

Setelah sukses menggelar pameran The Work Without Border di Jogja Gallery, Alun-Alun Utara, Mei tahun 2013 lalu, Himpunan Seni Foto Amatir (HISFA) kembali menggelar pameran berjudul The Work Without Border #2. Pameran yang diikuti oleh 20 fotografer HISFA ini berlangsung di Bentara Budaya, Jalan Suroto 2, Kotabaru, Yogyakarta, pada tanggal 22 – 29 Maret 2014 lalu. Beberapa fotografer yang mengikuti pameran ini antara lain Agus Leonardus, Johny Hendarta, Doni Fitri, Aris Liem, Arya Dwita Dedok, Herry Wiyanto, M. Roziq, Panji Vasco da Gama, Risman Marah dan Gunawan SL.

Dalam kesempatan tersebut, Menpora Roy Suryo dengan didampingi istrinya Ismarindayani Priyanti berkesempatan menghadiri dan membuka pameran tersebut. Kehadiran Menpora disambut Doni Fitri selaku Ketua HISFA dan beberapa fotografer senior Jogja.

Pada sambutannya, Menpora mengatakan perkembangan dunia fotografi saat ini luar biasa dan HISFA sendiri bisa mengikuti perkembangan tersebut. Usai memberikan sambutan, Menpora melakukan pengguntingan pita sebagai tanda dibukanya pameran The Work Without Border #2. “Fotografi saat ini memang berkembang sangat luar biasa, dan HISFA menurut saya selalu mengikuti perkembangan dunia fotografi. Saya ucapkan selamat atas pameran yang diselenggarakan HISFA ini,” ujar Menpora Roy Suryo.

Menurut Doni Fitri, pameran ini bertujuan untuk menghargai perbedaan pemikiran dalam berolah seni fotografi yang diakrabi anggotanya. Sebuah karya seni fotografi lahir dari tangan fotografer melalui cita, rasa dan karsa. Pengalaman hidup seseorang ikut ambil bagian penting dalam penciptaan karyanya. Pola pikir yang ditawarkan pada pameran menghantarkan fotografernya pada tahap yang lebih tinggi dan mulia. Pada pameran ini, HISFA bertujuan meninggalkan jejak-jejak atau kode yang dapat bermanfaat bagi kehidupannya.

“Tema pameran kali ini lebih menekankan kepada kepekaan ide, konsep dan kematangan eksekusi karya seni fotografi, sehingga pemilihan media pun dibebaskan, terserah pada keinginan anggotanya,” ujar Ketua HISFA, Doni Fitri.

Untuk kedepannya, Doni berharap dengan adanya pameran kedua ini dapat memposisikan HISFA mampu bersaing dalam menghasilkan karya-karya seni fotografi yang bermutu dan beragam. pameran ini juga diharapkan akan menjadi motivasi positif dalam wadah kreatif yang dinamis untuk mendorong kemajuan seni fotografi di tubuh HISFA yang pada tahun ini menginjak usianya yang ke-60 tahun.
Copyright © Restorium - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.