468x60bannerad

Monday, December 30, 2013

Soft Opening Mary Anne’s

Anda tentu sudah pernah merasakan kelezatan ice cream. Dalam sejarah perjalanannya, menu yang satu ini memang punya banyak penggemar, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Jadi bisa dikatakan hampir setiap orang menyukainya. Meski awalnya ice cream hanya memiliki varian rasa yang terbatas, misalnya rasa coklat, vanilla, dan strawberry, kini seiring perkembangan zaman banyak orang sudah mencoba untuk membuat lebih banyak varian rasa untuk memuaskan para penggemarnya.

Salah satunya, Mary Anne’s Artisan Ice Cream & Resto di Kota Yogyakarta. Dalam acara Soft Opening Mary Anne yang digelar pada 20 Desember 2013, tempat makan yang berlokasi di kawasan Jalan Sudirman tersebut meresmikan menu varian ice cream yang pernah ada di Indonesia. “Dulu kita hanya memiliki 18 varian saja. Namun kini kami sudah mengembangkannya menjadi 54 jenis rasa. Kami mendapat anugrah penghargaan sebagai restoran yang menyediakan varian rasa ice cream terbanyak dari MURI. Dari berbagai jenis itu, rasa Three Musketers, Rum Raisin, Cheese Cake menjadi salah satu menu andalannya,” kata sang owner Mary Anne’s, Anne Kartika.

Selain itu, pemilihan nama Artisan itu sendiri cukup memiliki alasan. “Kita ingin berbeda dengan dengan ice cream lainnya. Jika ice cream pabrikan itu sudah biasa, artisan ice cream itu sendiri berarti home made atau buatan rumah. Namun soal rasa, kami tidak kalah. Untuk harganya, Mary Anne’s awalnya mematok flat untuk semua jenis. Tetapi, karena kemarin sempat terjadi kenaikan harga, akhirnya Mary Anne’s membuat dua jenis harga. Premium dan reguler,” ujarnya.

Teks: Wahyu Sasongko
Copyright © Restorium - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.